201606.17
0
0

Peluang Bisnis Besar, Digital Marketing Makin Dilirik

Bicara tentang digital marketing, mungkin Anda berpikir kegiatannya hanya Facebook-an dan Twitter-an saja. Namun jangan salah, digital marketing tidak hanya berkutat dengan social media saja lho. Itu hanya bagian kecilnya saja.

Sesuai namanya, digital marketing adalah proses marketing dimana organisasi atau perusahaan menggunakan channel-channel digital seperti email, website, social media untuk membangun brand awareness dan berhubungan dengan pelanggan.

Co-founder dan CEO XM Gravity, Kevin Mintaraga menilai peluang bisnis digital marketing masih terbuka lebar. Inilah salah satu alasan yang membuatnya terjun ke bisnis ini. XM Gravity adalah salah satu agensi di Indonesia yang mengurusi digital marketing.

Berawal dari tahun 2008, Kevin bercerita saat itu temannya yang bekerja di perusahaan elektronik ternama mengatakan perusahaannya mau menghabiskan 5% dari total dana marketing mereka ke digital. Kevin yang lulusan computer science justru tertarik terjun ke dunia ini karena potensi bisnisnya besar.

“Tahun 2008 baru 0,4% saja yang mengalokasikan dananya ke digital marketing, jadi saya lihat ada peluang. Tahun ini angkanya sudah mencapai 6%,” ujar Kevin di acara talkshow ‘Berkarir di Dunia Digital’ di fX Sudirman, Sabtu (12/10/2013).

Kevin memprediksi dalam 5 tahun ke depan pertumbuhannya bisa mencapai 12%. “Porsi digital marketing masih sangat besar. Tahun 2008 perusahaan di Indonesia menghabiskan Rp 100 milyar di digital marketing, tahun ini Rp 2 triliun,” ungkapnya lagi.

Tantangan

Tentu saja, adopsi digital marketing tidak semulus yang dibayangkan. Tantangan besar justru ada di para pemimpin perusahaan yang sudah terbiasa dengan marketing konvensional lewat televisi, iklan di majalah/koran dan sejenisnya.

“Para manajer atau head of marketing biasanya harus bisa meyakinkan atasannya dulu agar mau mencoba digital marketing. Di situlah tantangannya,” tuturnya.

Dari sisi industri, digital marketing menurut Kevin baru mulai tumbuh. Namun ia berhasil membuktikan bisnis ini punya peluang. Perusahaan yang didirikannya sekarang sudah memiliki 150 orang karyawan, dulunya hanya 6 orang pada tahun 2008. (dew)

Sumber : liputan6.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *